Criminal Liability of Passive Money Laundering Perpetrators

Analysis of Decision Number 626/PIDSUS/2020/PN JKT.SEL

Authors

  • Bayu Saeful Bahari Universitas Suryakancana
  • Dwidja Priyatno Sekolah Tinggi Hukum Bandung
  • Trini Handayani Universitas Suryakancana
  • Rusman Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.59108/ilre.v3i1.75

Keywords:

Indictment, Judgment, Law, Liability, Money

Abstract

Criminal liability for perpetrators of passive money laundering, with a focus on the analysis of Decision Number 626/PIDSUS/2020/PN JKT.SEL. Passive money laundering refers to actions that are not directly related to the main crime but still play an important role in disguising the origin of the proceeds of crime. This study uses a normative legal method, with analysis of legislation, court decisions, and related legal literature. Law No. 8 of 2010 concerning the Prevention and Eradication of Money Laundering Crimes is the main legal basis for regulating money laundering, both active and passive. Article 5 paragraph (1) of this law stipulates that perpetrators of passive money laundering can be subject to criminal sanctions if they are proven to have received, controlled, or used assets that are known or reasonably suspected to be derived from criminal acts. In addition, the system of evidence in money laundering cases applies the principle of reverse burden of proof, whereby the defendant must prove that their assets are not the proceeds of crime. In the case analysed, the Panel of Judges ruled that the defendant was legally and convincingly proven to have committed the passive money laundering crime by trading accounts and using those accounts for illegal transactions, including online gambling. This ruling emphasises the importance of strict law enforcement in dealing with passive money laundering crimes to support effective prevention and law enforcement efforts in Indonesia.

References

Anugerah, F., Rato, D., & Setyawan, F. (2024). Analisis Pembuktian Pidana Asal dalam Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang yang Diatur dalam Undang-Undang: Tinjauan Terhadap Prinsip Hukum dan Implementasi dalam Praktik Hukum di Indonesia. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(2), 1415–1431. https://doi.org/10.47467/as.v6i2.6507

Edward Fernando Siregar, Helvis, M. (2021). Analisa Yuridis Eksekusi sita jaminan terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) First Travel. Jurnal Syntax Transformation, 2(11), 2721–2769.

Gemilang, G., Ismaidar, & Zarzani, T. R. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Tindak Pidana Pencucian Uang. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 8455–8471. https://doi.org/10.55129/jph.v10i1.1434

Gumilang Fuadi, Windy Virdinia Putri, T. R. (2024). Tinjauan Perampasan Aset dalam Tindak Pidana Pencucian Uang dari Perspektif Keadilan. Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, 5(1), 53–68. https://doi.org/10.18196/jphk.v5i1.19163

Henok, A. H. (2023). Konstruksi Motif Dalam Pembuktian Perkara Pidana. Honeste Vivere Journal, 33(2), 113–129. https://doi.org/10.55809/hv.v33i2.242

Joshua, E. B. (2021). Analisis Ketiadaan Niat (Mens Rea) Dalam Pemidanaan Pada Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 844/PID.B/2019/PN.JKT.PST. Edo Bintang Joshua. Jurnal Hukum Adigama, 4(2), 3930–3952. https://journal.untar.ac.id/index.php/adigama/article/view/17975

Khilmatin Maulidah, Muhammad Rizqi Hengki, R. K. S. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Pidana Manfaat (Beneficial Owner) dalam Tindak Pidana Pencucian Uang. Iblam Law Review, 4(2), 1–21.

Khoeroni, M. B., Hamzani, A. I., & Aryani, F. D. (2024). Kebijakan Pembatasan Transaksi Uang Kartal dalam Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang. PT. Nasya Expanding Management.

Laowo, Y. S. (2022). Kajian Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (Money Laundering). Jurnal Panah Keadilan, 1(1), 70–87. https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/PanahKeadilan/article/view/447

Maulidah, K., Hengki, M. R., & Sari, R. K. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Pemilik Manfaat (Beneficial Owner) dalam Tindak Pidana Pencucian Uang. Iblam Law Review, 4(2), 109–129. https://ejurnal.iblam.ac.id/IRL/index.php/ILR/article/view/386

Nabila Ayu Safitri, A. Z. (2024). Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Korporasi dalam kejahatan Pencucian Uang (Money Laundering). Researchgate.Net, 1–19.

Perkara, P., Pidana, T., & Uang, P. (2021). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Pada Perkara Tindak Pidana Pencucian Uang. Justitia Et Pax, 37(2), 251–266. https://ojs.uajy.ac.id/index.php/justitiaetpax/article/download/4412/2386

Rachman, A., Thalib, H., & Badaru, B. (2023). Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yang Berasal Dari Hasil Kejahatan Perbankan. Journal of Lex Theory (JLT, 4(2), 181–197. https://www.pasca-umi.ac.id/index.php/jlt/article/view/1559/1805

Rafel Maita, Vasco Javarison Zascharias, A. U. H. (2024). Tinjauan Yuridis Penghukuman terhadap Pelaku Korupsi yang terbukti bersalah dalam kasus Pencucian Uang : Tinjauan terhadap implementasi hukum pidana. Iblam Law Review, 4(2), 9–18. https://doi.org/10.52249/ilr.v4i2.397

Rahmawati, N. (2024). Pidana Pengawasan Dalam Kebijakan Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia. Badamai Law Journal, 9(1), 176–194. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/blj/article/view/20255

Rizkia, N. D., & Fardiansyah, H. (2023). Metode Penelitian Hukum (Normatif dan Empiris). Widina Media Utama.

Sari, D. Y. M. (2023). Analisis Yuridis Putusan Pengadilan terhadap Delik Pencucian Uang yang dilakukan oleh Notaris dalam perkara pidana. Repository UNNISULA.

Siahaan, M. (2024). Perlindungan Hukum terhadap wartawan dan saksi dalam tindakan pidana pencucian uang di pengadilan di Indonesia berdasarkan peraturan kepolisian nomor 17 tahun 2005 tentang tata cara perlindungan khusus. Intitutional Repository Universitas Islam Sumatera Utara, 16(1), 1–74.

Sutrisno, Puluhulawa, F., & Tijow, L. M. (2020). Penerapan Asas Keadilan, Kepastian Hukum dan Kemanfaatan dalam Putusan Hakim Tindak Pidana Korupsi. Gorontalo Law Review, 3(2), 168–187. https://jurnal.unigo.ac.id/index.php/golrev/article/view/987

Tomakati, A. A. (2023). Konsepsi Teori Hukum Pidana Dalam Perkembangan Ilmu Hukum. Jurnal Hukum Pidana Dan Kriminologi, 4(1), 49–56. https://doi.org/10.51370/jhpk.v4i1.99

Yusnani, I. (2023). Arah Reformasi Peradilan di Indonesia: Menimbang Antara Keadilan, Kepastian, dan Kemanfaatan Hukum. YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan, 1(3), 75–82. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v1i3.1689

Downloads

Published

30-04-2025

Issue

Section

Articles